Masuk LSS Nasional, Bukti SMP di Mura Peduli Kesling

Read Time1 Minute, 42 Seconds

MUARA BELITI – | Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Bangun Rejo Kecamatan Sukakarya Kabupaten Musi Rawas terpilih mengikuti Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional tahun 2019.

Bupati Musi Rawas (Mura) H Hendra Gunawan menyampaikan, masuknya SMPN Bangun Rejo ikut LSS Tingkat Nasional menjadi bukti sekolah-sekolah di Kabupaten Mura konsisten pada pendidikan sekaligus dalam hal mengimplementasikan kesehatan lingkungan (Kesling).

“Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dibentuk setiap sekolah untuk peningkatan anak didik dan warga sekolah.

Kita bentuk sekaligus membina, ini juga upaya dalam mewujudkan Gerakan Musi Rawas Sempurna Sehat dan Cerdas,” kata Hendra ketika menerima kunjungan Tim Penilaian Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2019, Senin (05/08) di Ruang Bupati Musi Rawas.

Hendra mungucapkan terimakasih atas hadirnya tamu-tamu istimewa dari Tim Penilai Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2019 dan Peninjauan Sekretariat Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Tingkat Kabupaten Musi Rawas.

Dalam penyambutan ini, Hendra didampingi oleh Ketua TP PKK Mura Hj Noviar Marlina Gunawan, Sekda Mura yang juga sebagai Ketua Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah EC Priskodesi, Asisten III H Edi Iswanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Kesehatan, Kemenag Mura, Kabag Kesra, dan unsur OPD Pemkab Mura.

Adapun nama-nama tim penilai Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional, Syaefudin, Ota dan Peny Kalpikawati dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Kemudian Hanna Syaffiyah Zulaidah dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Agus Andriansyah Hidayat dan Abdurrahman Somad dari Kementerian Agama (Kemenag).

Turut mendampingi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dr Lisyamarniyati, Ismawati dan Rudiana dari Dinas Kesehatan (Dinkes). Rini Maghdalena dari Dinas Pendidikan (Disdik) dan Vera Setyawati dari Kesra.

Penilai Lomba, Syaefudin Ota mengatakan, UKS pada prinsipnya fokus pada usaha bagaimana membuat sekolah tersebut sehat secara lingkungan dan memperhatikan kesehatan peserta didik.

Hal ini membuat sekolah sehat memungkinkan bagi setiap warga dapat melakukan aktivitas yang bermanfaat, memiliki nilai daya guna, dan berhasil.

“Sekolah tersebut harus memiliki program dan kinerja guna mewujudkan sekolah sehat sesuai kriteria yang telah ditentukan, dan melihat program-program yang telah di jalankan,” ucap Syaefudin.

Syaefudin juga menjelaskan, Lomba Sekolah Sehat tidak hanya untuk sekolah berstatus Negeri, sekolah swasta juga diizinkan ikut berpartisipasi dalam perlombaan UKS baik tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional. | ADVERTORIAL

0 0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Social profiles
%d blogger menyukai ini: