Baru Objek Wisata Danau Aur Penghasil PAD Sektor Pariwisata

Read Time1 Minute, 24 Seconds

MUARA BELITI – | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura), melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) tengah gencar-gencarnya lakukan pengembangan dan penataan kembali keberadaan objek wisata Danau Aur, berlokasi Kecamatan Sumber Harta.

Saat ini baru Objek Wisata Danau Aur yang mampu menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor Pariwisata. Hal itu dikatakan Kabid Objek Wisata, Disbudpar Widya Lismayanti ketika dibincangi wartawan usai kegiatan Cooffe Morning Humas dengan rekan pers di Hutan Kota Pelangi Muara Beliti, Jumat (9/8) pagi.

“Kita banyak memiliki objek wisata, baik alami maupun buatan. Jika dihitung ada puluhan banyaknya, tetapi baru Danau Aur yang menghasilkan PAD.

Disbudpar hingga kini terus berbenah mengembangkan dan pemetaan penyiapan seluruh fasilitas pendukung agar Objek Wisata Danau Aur diminati, ramai pengunjung. Hasilnya, PAD harus meningkat guna mendukung kemajuan daerah,” terangnya.

Lebih jauh, Widya merupakan adik kandung Bupati Hendra Gunawan (H2G) memastikan, seiring berjalanya waktu, Objek Wisata Danau Aur sudah sejak lama dikelola Pemkab yakni Disbudpar yang mana pengelolaan mampu menghasilkan devisa daerah, PAD dan kemajuan desa dan Kabupaten.

“Setelah sekian lama barulah ditahun 2019 ini kami berupaya agar restribusi pengelolaan objek wisata dikelola dengan baik dengan menerapkan restribusi harga ekonomi Rp 2 ribu hingga Rp 3 ribu tetapi moment libur kita naikan Rp 5 ribu,” katanya.

Kemudian penghasilanya, alhamdulillah kalau 2018 kita hanya menghasilkan 21 juta. Di 2019 berjalan 4 sampai 6 bulan sudah sebesar Rp 29 juta dan itu kembali ke PAD sektor pariwisata,” bebernya.

Kedepan, sambung Widya dengan bertahap Danau Aur akan segera dibangun dermaga, dan sejumlah fasilitas lainnya. Nantinya selain berkunjung menikmati fasilitas yang sudah ada, pengunjung bisa jadikan beberapa titik lokasi sebagai wahana swafoto atau berselfi ria.

“Harapan kita bersama semoga Danau Aur menjadi sebagai objek wisata andalan menghasilkan PAD terbesar. Mampu bersaing dengan objek wisata daerah lain di Indonesia,” tukasnya. | NRD.

0 0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Social profiles
%d blogger menyukai ini: