Oknum Honorer Bapenda Mura Tikam IRT

Read Time1 Minute, 31 Second

MUARA BELITI – | Tragis menimpa Murni (56) warga Perum Garden RT 08, Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas (Mura). Wanita diketahui keseharian Ibu Rumah Tangga (IRT), terpaksa dirawat Intensif Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Shobirin lantaran menjadi korban penikaman Oknum Pegawai Honorer Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Mura.

Kejadian aksi penusukan, terjadi di halaman depan kantor oknum pelaku di Muara Beliti, Jum’at (11/10) pagi sekitar pukul 08.30 wib. 

Berdasarkan informasi dihimpun, Aksi tindak kriminal pelaku, pertama kali diketahui warga dan petugas lainnya yang tengah melakukan aktivitas bekerja. Dimana pelaku Amri keluar dari dalam kantor mendatangi korban Marni yang seketika keduanya terjadi cekcok mulut.

Kemudian, dengan beringasnya pelaku mengeluarkan pisau dan langsung menusuk korban. Korban pun, sembari menahan sakit berupaya mengejar pelaku sembari berteriak mintak tolong. 

Mendengar teriakan korban sontak membuat warga dan petugas berada didalam kantor UPT Bapenda keluar melerai keduanya. Untuk pelaku, oleh petugas langsung digiring ke Mapolres. Sedangkan korban dengan kondisi bersimbah darah langsung dibawah ke RSUD Shobiri Muara Beliti, guna mendapatkan perawatan medis. 

Selanjutnya, dari hasil penanganan korban mengalami luka tusuk akibat benda tajam pisau, mengenai bagian samping kiri rusuk, luka tusuk lengan sebelah kiri dan dada depan bagian sebelah kanan. Kemudian, karena luka dialami korban cukup parah. Korban pun oleh petugas medis, dirujuk ke RSUD Shobirin Kota Lubuklinggau. 

Kapolres Mura, AKBP Suhendro melalui Wakapolres Mura, Kompol Handoko Sanjaya membenarkan adanya peristiwa tersebut dan tersangka telah diamankan ke Mapolres Mura.

“Benar kalau ada kejadian, sementara pelaku sudah kita amankan dan korban telah dibawah kerumah sakit,” jelasnya singkat ketika dibincangi sejumlah wartawan.

Sementara terpisah, Sekretaris UPT Bapenda Mura Sarijan mengatakan Amri merupakan honorer di UPT Bapenda Mura. Saat kejadian dirinya tidak mengetahui secara jelas.

“Kejadian ini sudah kita laporkan ke pimpinan (Kepala UPT Bapenda Mura). Karena, beliau saat ini tidak berada ditempat sebab akan menghadiri rapat staf di Provinsi Sumsel,” bebernya. | NRD

0 0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Social profiles
%d blogger menyukai ini: