Dinkes Sumsel perketat pencegahan masuknya virus corona

Read Time1 Minute, 13 Second

PALEMBANG  – | Dinas Kesehatan Sumatera Selatan memperketat tindakan pencegahan masuknya virus corona ke provinsi dengan 17 kabupaten/kota ini sebagai tindakan perlindungan terhadap masyarakat setempat.

Virus yang menimbulkan wabah mematikan di kota wuhan, China kemungkinan bisa saja masuk melalui warga negara asing atau masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar negeri, untuk itu perlu dilakukan penjegahan secara ketat di pintu masuk seperti bandara internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, kata Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nuraini di Palembang, Senin (27/01/2020).

Untuk melakukan pencegahan secara ketat, pihaknya berkoordinasi dengan pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Palembang dan dinas kesahatan seluruh kabupaten dan kota dalam provinsi setempat.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak KKP dan pemangku kepentingan (stakeholder) terkait, serta laporan dari tim Dinkes Sumsel di lapangan, hingga kini belum ada pendatang atau masyarakat setempat yang terdeteksi terpapar virus corona.

Jika petugas kesehatan bandara, pelabuhan, puskesmas atau rumah sakit menemukan seseorang dengan gejala pneumonia dan ada pengobatan secara maksimal agar tidak menular ke masyarakat lain.

“Petugas Kantor Kesahatan Pelabuhan Palembang sekarang ini berupaya melakukan pengawasan  ketat seperti di Bandara SMB II, dengan menyiagakan petugas kesehatan dan peralatan pemindai suhu tubuh,” ujarnya.

Kantor Kesehatan Pelabuhan Palembang telah mengaktifkan suhu alat pemindai suhu tubuh di terminal kedatangan internasional Bandara SMB II Palembang sejak Kamis (23/1) dan  menyiagakan petugas  untuk memantau suhu tubuh penumpang menggunakan alat tersebut.

Melalui tindakan pencegahan secara ketat diharapkan dapat dihindari masuknya virus yang menimbulkan wabah mematikan dan dapat melindungi masyarakat Sumsel dari infeksi virus corona, kata kadinkes.  | *

0 0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Social profiles
%d blogger menyukai ini: