Sat Pol PP Linggau Gelar Operasi Pekat

LUBUKLINGGAU-Guna menimalisir keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Lubuklinggau,Provinsi Sumatera Selatan (Sum-Sel) dalam menghadapi bulan suci ramadhan 1445 H pada tahun 2024 ini.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Lubuklinggau,secara langsung turun kelapangan dalam rangka penyisiran seluruh tempat-tempat hiburan malam seperti tempat-tempat karauke,cafe,salon maupun hotel.

Operasi razia Penyakit Masyarakat (Pekat) di bulan suci ramadhan di pimpin langsung oleh Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Walyusman,beserta 30 orang personil Sat pol PP lainnya.

Kasat Pol PP Walyusman mengatakan kepada awak media (17/3) setelah dilakukan swiping tempat-tempat hiburan malam,mulai tempat karauke hinga hotel pada malam hari ini.

Tidak satupun pengusaha,ataupun pemilik usaha karauke yang membuka kegiatan hiburannya saat bulan suci ramadhan 1445 H.

Maka dari itu kami dari Satpol PP Kota Lubuklinggau,sangat mengucapkan ribuan terimakasih kepada pemilik ataupun pengusaha serta masyarakat.

Dalam rangka memperingati bulan suci ramadhan ini, syukur alhamdulillah hasil dari investigasi secara langsung turun ke lokasi tempat- tempat hiburan tersebut tidak satupun yang buka.

Kemudian meskipun tidak ditemukan adanya hiburan malam yang buka,apakah memang masyarakat maupun pengusaha karaukean itu mematuhi himbauan dan aturan dari Walikota.

” Atau ada hal-hal yang dalam tanda kutip nya,ada faktor x sehingga patroli penyisiran tempat hiburan malam tidak ada yang buka,”kata Kasat Pol PP.

Walyusman menjelaskan mulai swiping dan penyisiran tempat hiburan malam itu,dimulai pukul 22:00 Wib dini malam.

Dengan mendatangi tempat-tempat hiburan karaukean di Lubuklinggau utara seperti karaukean arahap,galaksi,Kings,dan yang lainnya.

Selanjutnya di Lubuklinggau Lubuklinggau Selatan hotel Dafam,kemudian Lubuklinggau timur hotel Arwana,dan hotel Cozi.

Hinga pukul 00:00 Wib setelah melaksanakan kegiatan malam hari ini,syukur alhamdulillah tidak ada satupun tempat hiburan malam yang buka.

” Mudah-mudahan karena hasil malam ini tidak di temukan,baik itu masyarakat maupun pengusaha menyadari bahwa saling menghormati dan menghargai bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa selama bulan suci ramadhan ini,”jelas Kasat.

Ia menegaskan meskipun hasil malam ini tidak ada satupun yang buka,namun tidak ada kemungkinan dalam waktu dekat kami akan mengecek kembali tempat hiburan malam.

Jika nanti adanya laporan dari masyarakat,setelah dilakukan Inspeksi Dadakan (Sidak) malam ini masih ada yang buka

Tetap kami akan melaksanakan pendekatan dengan cara pembinaan,terhadap ketertiban jangan sampai kota Lubuklinggau ini.

Terkesan,tidak menghormati bagi umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa selama bulan suci ramadhan.

” Mari kita sama-sama menjaga kota Lubuklinggau ini,tertib,aman dan tidak ada hal-hal yang menimbulkan keributan ataupun tawuran serta lain sebangainya,”tegas Kasat.(Zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *